Berfikir untuk memikirkan(LUcu ItU
Lah HiDup)
Selama ini yang ku tahu sebuah jenjang
kedewasaan akan membawa kebijaksanaan. Tapi apakah demikian? Ada benarnya juga
apabila ada orang beranggapan seperti itu. Dalam menjalani hidup, harus dimulai
dengan niat yang baik dulu. Dan cara pandang yang baik pula. Hari ini tanggal,
12-6-2012 aq mempelajari sesuatu. Pola fikir dan perkembangan watak, tindakan
dan semua yang mencerminkan kepribadian, itu di pengaruhi oleh latar belakang
kehidupannya. Contoh, saya cenderung menjadi orang yang memikirkan sesuatu
karena sebelumnya saya bukan seorang pemikir. Itu terjadi karena saya sering
melakukan tindakan tanpa berfikir dan menimbang yang berbuntut
kecewa…kecewa…kecewa… karena salah bertindak. Lucu.. tapi itu membentuk
karakter saya.
Contoh lain, teman saya yang menurut saya
sebelum ini orang yang peduli dengan orang lain, berusaha menjadi apatis. Lucu
.. tapi itulah adanya… di perkirakan karena banyaknya orang menyalah gunakan
kepribadian dia yang menurut saya baik. Ada pula menjadi orang yang kuat dan
berkarakter karena latar belakang kehidupan keluarganya. Dan masih banyak lagi
contoh-contoh interaksi manusia yang menyebabkan pergeseran karakter karena
keadaan, omongan, tindakan yang menyebabkan orang menjadikan dirinya sebagai
objek tindakan pemikirannya.
Saya tidak berasumsi, berpendapat, menfonis,
itu benar atau salah. Tapi menurut saya setiap tindakan dan perbuatan orang
selalu ada alasan dan kepentingan dibalik itu. So.. jangan menganggap orang itu
benar, orang itu salah atau apalah. Tapi berfikirlah dulu. Dalami karakter
orang arahkan untuk menjadi individu yang memikirkan orang lain dan
mempertimbangkan tindakan dengan kepentingan orang lain. Kedamaian milik kita,
indahnya kebersamaan bila kita bersama dan saling mengerti. Untuk Indonesia dan
dunia… salam damai..
TTD. Henri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar